Asslamualaikum..
Nama saya Rosalia Haryati.
Alamat saya di Desa Padurenan rt 04 rw 03 Kecamatan Gebog Kabupaten Kudus.
Alamat saya di Desa Padurenan rt 04 rw 03 Kecamatan Gebog Kabupaten Kudus.
Saya lahir pada
tanggal 19 februari 1997. Saya anak sulung dari pasangan Bapak Rosyadi dan Ibu
Karsiyah. Saya 3 bersaudara, adik saya yang pertama bernama Muhammad Mafaza
(8th) dan adik saya yang kedua bernama Yaumil Maghfur (2th). Saat ini saya
sedang menyelesaikan pendidikanD3 kebidanan di AKBID PEMKAB KUDUS. Awalnya saya
disini memang karena tidak ada pilihan lain. Kedua orangtua saya hanya
menghendaki saya kuliah di kota saya sendiri. Mereka sama sekali tidak
mengijinkan saya mengenyam pendidikan di luar kota dengan berbagai alasan. Namun
selama disini, saya berusaha meyakinkan diri saya inilah pilihan hidup saya
yang harus saya selesaikan. Saya telah memilih dan saya harus menjalaninya. saya
telah berpijak di akademi ini, mana mungkin saya mundur begitu saja.
Awalnya saya belum mengerti
tentang kesehatan. Namun disini saya belajar tentang kesehatan yang merupakan
sebuah harga mati bagi hidup sesorang. Bicara tentang kesehatan, tentunya tak
lepas dari pelayan kesehatan. Seperti yang sedang saya jalani, saya memperdalam
tentang kesehatan ibu dan anak yaitu kebidanan. dari sosok bidan di Desa saya
yaitu ibu bidan Yan Suprabawati biasa di panggil bu yayan yang berasal dari
Desa Bategede rt 03 rw 04 Kecamatan Nalumsari Kabupaten Jepara.
Saya tau bahwa,
tugas seorang bidan diantaranya adalah (1) memberikan pelayanan kepada ibu
hamil, bersalin dan nifas (2) memberikan pelayanan kepada balita baik sehat
maupun sakit (3) posyandu.
Di padurenan, bidan desa memiliki beberapa kegiatan dalam
mengupayakan maksimal kesehatan ibu dan anak dengan diadakannya:
a. periksa ibu hamil di setiap dukuh per bulan,
b. diadakannya posyandu di setiap dukuh per bulan,
c. penyuluhan kepada ibu-ibu PKK setiap bulan sekali di
puskesmas Gribig,
d. pemeriksaan tumbuh kembang anak – PAUD,
e. penyuluhan kepada siswa SD.
Sedangkan bu yayan
sendiri mengadakan kegiatan posyandu di Desa Padurenan setiap satu bulan sekali
dengan sistem 5 meja. setiap meja memiliki tugas tersendiri.
Meja 1 : pendaftaran balita, ibu hamil, dan ibu menyusui
Meja 2 : penimbangan balita
Meja 3 : pencatatan hasil timbangan
Meja 4 : penyuluhan dan pelayanan gizi bagi balita, ibu hamil,
dan ibu menyusui
Meja 5 : pelayanan kesehatan, KB, imunisasi, dan pojok oralit
Menjadi seorang bidan tentunya bukan hal yang mudah. Dalam
sekali waktu seorang bidan harus menyelamatkan dua nyawa sekaligus, tentunya
nyawa si ibu dan si anak. Pepatah yang mengatakan “kegagalan adalah kesuksesan
yang tertunda” tidak berlaku untuk bidan. Karena sekali seorang bidan itu
gagal, maka nyawalah yang harus di korbankan.
Setiap terjadi
kematian saat persalinan maka akan dilakukan proses audit. Yaitu proses dimana
siapapun yang terlibat dalam proses persalinan ataupun saksi yang ada di tempat
kejadian perkara di panggil untuk menceritakan bagaimana proses persalinan itu
dilakukan secara kronologis. Kemudian bidan yang bersangkutan harus membuat
laporan yang harus di presentasikan untuk mengetahui dimana letak kesalahan
sampai terjadi kematian.
Cukup sekian yang
dapat saya sampaikan. Yaaaa artikel ini memang belum sempurna. Semoga
bermanfaat. Tetima kasih atas kunjungannya.
Wassalamualaikum... 


keren bu bidan...semoga sukses :-)
BalasHapus